Jangan pernah putus asa, mungkin situasi yang kita hadapi
saat ini sudah amat sangat buruk, membuat kita merasa mendapatkan nasib paling
buruk, tapi jangan pernah menyerah. Mungkin tidak sekarang, tidak sekarang
Allah mengirimkan bantuan dan rahasia untuk kita. tapi percayalah, rahasia
Allah selalu sempurna. Selalu merupakan yang terbaik. Tunggu hingga saatnya
tiba, masa itu pasti datang, rahasia itu pasti terbongkar, asal kita tetap
sabar dan anggun dalam penantian ini. Saat kita sudah berusaha mendapatkan
sesuatu, atau berusaha mempertahankan sesuatu, atau berusaha dalam hal apa pun,
namun kita tak kunjung pula mendapatkannya. Maka percayalah, ini adalah giliran
Allah untuk menunjukkan kepada kita, tentang sesuatu, yang tak pernah sekalipun
kita pikirkan. Teruslah berdo'a. Jangan pernah negatif thinking sama Allah,
karena Allah menyuruh kita untuk selalu berpikir positif. Semata-mata bukan
untuk orang lain, tapi untuk diri kita sendiri. Supaya kita menjadi tenang,
menjadi bahagia. Bukankah tak ada lagi yang kita butuhkan selain kedamaian di
dalam hati?
Saat kita berpikir, kenapa perpisahan ini harus terjadi?
Apakah kita selalu berpikir bahwa Allah itu tidak adil? Apakah kita selalu
berpikir bahwa ini adalah hal paling buruk yang Allah berikan kepada kita?
lalu, kenapa kita tidak mencoba berpikir sekali lagi, kenapa pula Allah
menakdirkan kita untuk bertemu? Kenapa Allah menakdirkan kita untuk merasakan
bahagia dari pertemuan itu? Entah itu singkat atau pula pertemuan panjang, tapi
bukankah kita seharusnya melihat hal itu dari kedua sisi itu? Sungguh salah dan
keliru aku selama ini. Selalu membenci perpisahan, selalu benci dengan takdir
saat itu berhubungan dengan perpisahan. Tapi janganlah lagi, mari kita mulai
sejak sekarang. perpisahan itu mungkin adalah pelajaran, perpisahan itu mungkin
untuk belajar, agar kita lebih menghargai apa yang kita miliki sekarang. sakit
memang rasanya, tidak mudah melewatinya, tapi sungguh dengan keyakinan dan niat
yang kuat, Allah akan selalu ada untuk menopang kita, untuk memberikan
pertolongan kepada kita, bukankah Allah selalu memberikan kesempatan kepada
kita untuk tertawa? Meskipun sebenarnya sedih sekali dalam hati, tapi itu
terjadi karena kita hanya memusatkan pikiran pada perpisahan itu, kita tidak
memusatkan pikiran pada pelajaran dari perpisahan itu. Entahlah, aku pula
sungguh sulit melakukan semua itu. Tapi aku percaya, Allah punya rencana
luarbiasa untukku, makanya Allah menitipkan ujian batin yang begitu berat ini
untukku, berarti Allah yakin aku bisa melewatinya, hingga aku tiba di dermaga
terakhirku. Dermaga sesuai dengan tujuan awalku. Insya Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar