Dalam
hidup ini, aku sudah banyak sekali bertemu dengan perpisahan. Bertemu dengan
hubungan yang putus. Bertemu dengan
banyak masalah karenanya. Aku selalu mengatakan, aku benci perpisahan. Dan
sungguh, aku memang sangat membencinya. Memang, ada beberapa hal yang sudah
pernah kulakukan, yang memang harus dipisahkan, tapi tidak dengan hubungan,
persahabatan. Aku marah padamu, sungguh aku sangat marah. Aku marah karena
engkau memilih untuk pergi . Aku marah padamu karena kau tak memilih untuk
bersabar dan terus disini. Aku marah padamu, karena kau akan meninggalkanku.
Oh
jiwa yang dipenuhi rasa bimbang..
Bagaimana
bisa kau tak mengerti dengan rasa dalam hatiku? Baru saja aku menemukanmu, baru
saja kau katakan akan pergi. Tak bisakah kau disini, tetap tinggal? Setidaknya,
biarkan aku tertawa dan menangis bersamamu untuk waktu yang lama.
Aku,
seperti yang sudah kau tahu. Sudah terlalu sering merasakannya. Berapa kali
lagi aku harus merasakan, perpisahan seperti ini? Aku selalu merindukan mereka.
Yang telah jauh dan terlalu lama berpisah. Bagaimana mereka sekarang? aku ingin
melihatnya, mengatakan padanya, aku merindukanmu.
Dalam
banyak cerita sebagai pengobat jiwa-jiwa yang retak, aku bisa sedikit tersenyum
dengan harapan akan bertemu di lain hari dalam keadaan yang lebih baik. Tapi,
berapa lama lagi hari itu akan tiba? Aku menemukan kekuatan saat bersama
denganmu, bagaimana mungkin kau pergi dan mengambil hampir seluruh kekuatanku?
Tak bisakah kau disini, tetap tinggal?
Baru
saja aku berhasil menata hati ini atas kepergian yang sudah lalu, haruskah
sekarang aku menatanya lagi, bagaimana aku menatanya? Aku lemah, kekuatanku
pergi bersamamu..
Dan
sampai hari ini, kau sudah berhasil menguasai seluruh ruang dalam hatiku, untuk
akhirnya kau pergi, dan meninggalkan aku disini, sendiri. Aku tidak bisa
sendiri, bahkan Tuhan tidak menciptakanku sendiri. Aku ingin kau disini, tetap
tinggal. Tak bisakah? Lebih lama lagi.. dear Sahabat :’)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar